Jumat, 25 Mei 2018

Review | Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask : Green

Mei 25, 2018 0 Comments
Okaeri!

Setelah sekian lama, aku balik lagi membawakan suatu produk yang pada masanya itu hype sekali! Kalau kalian suka sama boyband korea dan pencinta masker pasti udah tau sama masker yang satu ini. Produk yang bakalan aku review ini dulunya pernah disponsori sama salah satu boyband korea, Wanna One, yaitu Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask, :') and that's the reason why i bought that mask!
Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask

Doi ini punya tujuh varian warna yang sesuai dengan fungsinya masing-masing. Namun karena yang aku butuhkan adalah varian hijau (cica), jadi aku cuma beli yang ini saja! 
Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask ini berasal dari lumpur-lumpur volkanik di Jeju, Korea Selatan, yang dikembangkan menjadi masker yang bermanfaat #sotoy #cmiiw.
Varian hijau (cica) ini memiliki claim sbb:
mengandung Jeju Volcanic Scoria & Madecassoside
masker hijau yang mengansung Madecassoside untuk mengatasi kulit bermasalah serta mengontrol sebum
1. Kandungan Jeju volcanic berfungsi untuk mengontrol sebum dan membersihkan pori- pori.
2. Berfungsi untuk memperbaiki bagian kulit yang bermasalah melalui perawatan Cica
3. Masker bertekstur krim yang lembut dan nyaman di wajah

Untuk variasi lainnya, kalian bisa cari di Google, ya. 
Let's see what i got from this mask!
Packaging
Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask ini dilengkapi kotak untuk menjaga botol didalamnya. Botolnya itu sendiri berbentuk botol masker pada umumnya, dengan warna dominan hijau dan bertutup flip-top berwarna coklat. Pada kotak dan botolnya tertulis merk produk tersebut dan keterangan lain yang berbahasa korea dan inggris. Isi dari masker ini sebanyak 70ml, namun cukup untuk beberapa kali pemakaian.

itu botol yang baru nya menggembung yak, gak gepeng gitu kok hehe



Texture
Seperti warna kemasannya, isi dari masker ini juga berwarna hujau. Memiliki tekstur yang sama seperti clay mask pada umumnya, krim bertekstur lembut dan nyaman diwajah, clay mask satu ini hampir tidak ada wangian sama sekali. Masker ini akan mudah diaplikasikan secara merata menggunakan kuas. Tapi kalau dibandingkan dengan saudaranya, innisfree jeju volcanic pore clay mask/super volcanic mask, tekstur nya sedikit lebih cair #mungkin yaa (aku gak pakai masker yang ini, tapi aku lihat review dari beauty vlogger lain)


How to use
Oleskan masker ini keseluruh muka kecuali mata dan bibir menggunakan kuas atau tangan secara merata. Ataupun kalau kalian punya varian yang lainnya boleh di bagi-bagi daerah garapannya tapi jangan campur maskernya, kaya mereka-mereka ini :


Diamkan selama 10-15 menit, untuk kalian yang kulitnya kering lebih disarankan didiamkan < 10 menit. Bilas dengan air bersih dan keringkan wajah menggunakan handuk bersih. Penggunaan clay mask ini dilakukan 1-3x seminggu sesuai kebutuhan.

Thought
Berdasarkan hasil pemakaianku lebih kurang 6 bulan, masker ini belom abis-abis sampai sekarang. Untuk claim manfaatnya sendiri, seminggu pertama pemakaian terlihat berkurang bruntusan-bruntusan di dahi dengan didiamkan < 10 menit. Jangan lebih, walaupun maskernya kalau dipegang masih basah gitu. Karena kulitku cenderung kering dan berminyak didaerah t-zone aku.

Untuk manfaat jangka panjangnya, aku gak melihat perkembangan drastis. Pemakaianku yang masih tidak teratur dengan faktor-faktor stres atau yang lainnya masih membuat bruntusan-bruntusan muncul.

Untuk setiap kali pemakaian, masker ini cukup membuat kulitku terasa bersih dan sebum-sebum terangkat. Kalau dipakai pas jerawat lagi banyak-banyaknya, masker ini ampuh untuk membuat jerawatnya lebih tenang.

Beberapa kesimpulan yang aku ambil,
Pros :
-Membuat kulit menjadi lebih bersih dan menghilangkan sebum-sebum dikulit
-Menenangkan jerawat yang meradang
-Menghilangkan bruntusan apabila dipakai sesuai kondisi masing-masing
-Tekstur kulit menjadi lebih baik
Cons :
-Sulit ditemuka dikota kecil
-Harga yang masih diatas rata-rata menurutku  (Rp120.000)

Repurchase? Not yet wkwk
And i just wanna say, produk ini cocok di aku, tapi mungkin belum tentu dikalian ya, jadi jangan telan mentah-mentah.


Xoxo,

Jumat, 16 Februari 2018

Review | The Body Shop Aloe Calming Toner

Februari 16, 2018 0 Comments





Halooo! 
Tulisan pertama aku memutuskan untuk mereview toner yang belakangan aku pakai. Produk ini sebenarnya dikasih sama salah satu temen aku beberapa minggu yang lalu. Sebelumnya, jenis kulitku kombinasi yang mana hanya daerah T-Zone aja yang berminyak. Kulitku juga agak sensitif belakangan dan bruntusan muncul di daerah jidad! :(

Ok, produk yang akan aku bahas ini seperti kalian lihat di judulnya, The Body Shop Aloe Calming Toner. Pertama kali nyobain produknya TBS nih! TBS ini memiliki klaim fragrance-free, colouran-free, perservative-free, dan alcohol-free witch is goood! Apalagi di formulakan bagi kulit yang sensitive. Insyaallah cocok dah!

Packaging
Dimulai dari tampak luar, produk ini mempunyai isi 250 ml dengan cairan berwarna bening dan botol yang transparan jadi isinya bisa kelihatan langsung. Dari yang ditulis dibotol, teruras lah uang sejumlah Rp 169.000, (aku gak tau dia belinya dimana). TBS ini sendiri memiliki tutup botol yang flip-top sehingga cairannya gak gampang keluar dan mudah dibuka. Inggredients nya sendiri ada dibelakang dan dibuka gitu (gak ngerti ngejelasinya wkwk)




Tekstur
Tekstur dari toner ini cair dan gak berwarna. Kalo produknya dikocok akan terlihat gelembung-gelembung busa di atasnya. Kalau dipakai toner ini agak terasa lengket, tapi kalo produknya udah meresap, gak bakal terasa lengket lagi. Toner ini cepat meresap dan juga hampir gak punya wangi sama sekali. Jadi buat kalian yang lebih memilih produk skincare yang gak suka sama bau wangi-wangian, saya rekomendasi toner ini!

How to Use 
Cara pakai toner ini sama kaya yang lain. Boleh dituang di tangan dan di tap-tap, boleh juga dituang dikapas dan diusap perlahan. Kalo aku pakai, lebih sering dituang dan di tap-tap dimuka, tapi kalo muka kerasa tebel karena polusi, aku prefer pake kapas. 

Toner ini boleh dipakai disiang dan malam. Setelah muka udah dicuci dan kering  barulah ia diaplikasikan dimuka.

My Honest Review! 
Setelah aku pakai selama kira-kira sebulan, sebenarnya belum kerasa perubahan yang signifikan.  Seminggu pertama aku pakai, toner ini memberikan kesan pertama yaitu panas dan agak perih dikulit, padahal doi udah punya klaim non-alcohol. Tapi aku gak putus asa, sayang aja kan kalo gak dipake. Dan akhirnya, sampai detik ini si doi kalo di pakai udah gak kerasa tingle lagi, kayanya udah beradaptasi ya. Pas dipakai toner ini terasa ringan tapi agak lengket. Trus doi cepet banget ngeresap dikulit dan gak terasa lengket lagi.

Ekspektasiku doi bakalan ngilangin bruntusan didahi, karena aku pikir si aloe nya sama yang kaya si Nature Republik, tapi dia gak ngilangin sama sekali! Jadi si doi ini dimuka ku hanya bener-bener buat melembabkan aja. 

Kesimpulan dari  The Body Shop Aloe Calming Toner ini adalaaah :

Pros
Melembabkan
Mudah meresap
Isinya banyak (untuk pemakaianku)
Ga ada wangi yang menyengat

Cons 
Harganya Mahal
Tokonya hanya dikota besar 
Terasa tingle saat pemakaian pertama
Ga praktis dilihat dari ukuran botolnya

Rate
4.0/5 

Repurchase   
Maybe, no

Sekian dan terimakasih buat yang udah mampir ditulisan pertama hari ini, semoga bermanfaat! 
Have a nice day!